Ummi
tulisan ini kugarap untukmu
dikala ku teringatkanmu
Ummi
isi hati ini
tak mampu kusampaikan
dalam bentuk tutur bicara
kerna diriku tak pandai berbicara
yang hanya ku terdaya
hanya mencoret kata-kata untukmu
Aku sayang ummi
Ummi
terkenang suatu ketika dahulu
berapa jahilnya aku
meniggi suara pada dirimu
betapa degilnya daku
membantah keputusanmu
betapa kerasnya hatiku
tak menghiraukan air matamu
Bukannya tak kutahu
syurga itu di telapak kakimu
Bukan juga ku tak tahu
Mardhatillah itu pada keredhaanmu
Maafkan daku Ummi
Ampuni salahku ummi
Aku sayang Ummi

0 comments:
Post a Comment